Sumber: Mailing List Batak Gaul-Yahoogroups

Oleh: Diana SIHOTANG

pandanganHORAS,

weishhhh…BANYAK ANAK BANYAK REZEKI!

bener gak tuh kalimat itu? hayaaa…

nyang benerrr kalimat iban rio kaleee…BANYAK ISTRI BANYAK ANAK!

suka aku kalimat iban ini euyy, sipppp-lah!

sepakat, sudah kayak ternak!

sepakat, yang mau poligami mending cari planet lain untuk tempat tinggalnya!

(maaf)

apaan tuh artinya, pariban boru hotangggg?

nyang isinya “anak pe antong riris, boru pe tung torop”…buatin TRANSLATE-annya dunk ibannn? hehehehe…

pertanyaan yg perlu dipertanyakan dan dijawab cukup dalam fikiran aja kaleee…(ngapain ditulis untuk dibaca, di!!??)

bukannya Orang Batak (aku di dalamnya) juga ada yg dalam kasus POLIGAMI ini?

apalageeeee suka dan demen cari DALIHAN dengan ungkapan, ‘aku tidak punya anak laki2 dari istri ku????????’

atawa…

‘dia (baca-istri ku) tidak dapat menurunkan keturunan’…

hayaaaa…

peace & love

~ds

Sumber: Mailing List Batak Gaul-Yahoogroups

Oleh: Rio SIMANJUNTAK

mungkin dia mau melestarikan “anak pe antong riris, boru pe tung torop” tapi dengan cara yang keliru sehingga terjadilah peristiwa “hajar bleh!” ampe banyak

istri banyak anak…semua di luar kendali yang penting asyik seasyik-asyiknya.

tu lombang rurus lah itu semua.

don’t try this at home!

Sumber: Mailing List Batak Gaul-Yahoogroups

Oleh: Rara Marulent

Busyet, dech kayak ternak aja anak sampai 38 padahal bumi dah padat. Mending yang mo poligami disuruh cari planet lain untuk tempat tinggalnya

Sumber: Mailing List Batak Gaul-Yahoogroups

Oleh: Jhonny SITORUS

Klub Poligami Dideklrasikan di Bandung

Pendapat MUI Soal Klub Poligami

Klub poligami, Ikhwan Poligami Klub asal Malaysia kini membuka cabang di Bandung, Jawa Barat. Klub ini berusaha menjodohkan beberapa perempuan dengan satu laki-laki.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan mengatakan di negara demokrasi seperti Indonesia boleh-boleh saja membentuk organisasi, selama bukan organisasi kejahatan.

“Masalah itu tidak perlu ditanggapi, nanti malah jadi besar. Seperti dulu ada [pemilik] Wong Solo yang mengadakan poligami award, nanti juga hilang sendiri,” kata dia kepada VIVAnews, Rabu 21 Oktober 2009.

Berpoligami adalah pilihan, kata dia, organisasi seperti klub poligami tak patut didirikan. ” tu bukan solusi untuk kehidupan berumah tangga,” tambah dia.

Dijelaskan dia, sekte Al Arqam, organisasi cikal bakal klub poligami yang dilarang pemerintah Malaysia, tak sekedar mendorong adanya poligami bahkan mempercayai bahwa jika istri berhati putih dia akan mencarikan istri lain bagi suaminya. Surga jadi imbalannya.

Sebelumnya, Ketua Ikhwan Polygami Club, Hatijah Aam sendiri yang meresmikan klub di Bandung. Hatijah bermaksud membuka lebih banyak cabang klub poligami di Indonesia, tak hanya di Bandung.

“Untuk di Indonesia sendiri saat ini ada 30 keluarga yang bergabung dalam klub poligami dan sementara saya akan mendeklarasikan di Jawa dan Sumatera dulu.

Sudah itu baru ke seluruh Indonesia,” kata Hatijah, seperti dimuat laman Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Senin 19 Oktober 2009.

Menurut dia, klub poligami di Malaysia sekarang sudah berjalan dengan lancar bahkan sekarang klub poligami sudah memiliki 300 anggota yang tersebar di berbagai negara, seperti Indonesia, Australia, Singapura, Timur Tengah, Thailand dan negara-negara lainnya.

Hatijah Aam adalah satu dari empat istri Ashaari Muhammad, mantan pemimpin sekte Al Arqam, yang organisasinya dilarang pemerintah Malaysia pada tahun 1994.

Dari pernikahan poligami Ashaari, lahir 38 anak dan 200 cucu.

VIVAnews

Comments
  1. […] BATAK GAUL & BG-CHAT at yahoogroups dot com Sisi Patrilineal Orang Batak Dengan PoligamiPoligami Di Mata Orang BatakTanya Bahasa Batak-TokekSyarat-Syarat Pernikahan Catatan SipilYuk, Ikut Pesta di Danau […]

  2. Pasang Iklan says:

    ck ck ck ck….
    ada-ada saja yah…
    pro dan kontra poligami memang sudah sejak lama menjadi perbincangan para ulama dinegeri kita…
    eh sekarang malahan ada yang mendirikan klub poligami…

    poligami memang banyak dilakukan oleh orang2 yang memiliki kelebihan didalam harta kekayaan..
    karena mereka beranggapan bahwa salah satu syarat melakukan poligami adalah harus adil…
    mereka menganggap bahwa mereka bisa memenuhio sifat adil tersebut dengan harta…
    tapi yang dimaksud adil disini adalah, adil dalam segalanya…
    baik sandang, pangan dan papan, tentu saja jasmani dan juga rohani harus terbagi dengan adil…

    semoga saja terbentuknya klub poligami ini tidak membawa dampak negatif bagi warga yang berada dilingkungan sekitar maupun masyarakat luas….
    Iklan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s