Rungkung, Ulu, dan Mongkus

Posted: August 4, 2009 in Ciri dan Sifat Khas, Halak Batak-Kebanggaan Orang Batak
Tags: , , ,

http://groups.yahoo.com/group/Batak_Gaul/message/80752

giantheadLEHER DAN KEPALA

Oleh = Walsinur SILALAHI

Dear all,

Rungkung dan Ulu dalam Bahasa Batak artinya Leher dan Kepala.Saya sengaja mengambil judul ini karena berhubungan dengan kehidupan keluarga.

Dalam suatu kesempatan acara pentahbisan sintua, seorang isteri hamba Tuhan berkata bahwa seorang isteri itu diibaratkan sebagai leher yang berfungsi menopang kepala yang dianalogikan sebagai suami. Kalau leher itu tidak benar,maka otomatis leher akan ikut tidak benar.Artinya bila kelakuan isteri sintua tidak benar, maka pekerjaan suaminya juga ikut tdk benar. Begitu pentingnya peranan seorang isteri mendukung pelayanan sang suami. Tapi kenyataan yang kita hadapi saat ini, banyak isteri sintua yang tdk menyadari posisinya yang begitu penting, sehingga tindakannya bisa merugikan.

Asal na isteri ni parhalado do i, pangalahona ndang adong sitiruon.

Isteri sebaiknya bisa sebagai katalisator pada saat suami emosi, susah dan tidak bahagia.

Raja Ahab susah hati karena keinginan memiliki tanah si Nabot tidak terpenuhi.Melihat kegundahan hatinya maka isterinya si Izebel mencari cara yang jahat untuk memiliki tanah tersebut. Dia mengeluarkan perintah kepada tua-tua israel dan mengeluarkan perintah dengan memalsukan stempel. Akhirnya si Nabot dilempari dengan batu hingga mati karena dianggap melawan perintah Raja Ahab. Raja sudah kaya, tetapi masih ingin menguasai milik seorang rakyat kecil. Dalam Bahasa Batak sifat ini disebut “Mongkus” atau Maruk.

foodSifat ini dapat kita lihat bila Orang Batak menghadiri pesta, bebarapa diantara mereka yang antri pada saat makan biasanya mengambil makanan berlebihan sampai tidak habis dan sisanya terbuang sia-sia. Yang seharusnya  milik orang lain, dia ambil buat diri sendiri.

Ada orang berkata demikian:

Mongkus do mula ni mok-mok, alai dang sude na mok-mok mongkus“.

Artinya kerakusanlah yang membuat badan gemuk, tetapi bukan semua orang gemuk rakus.

Biasanya kalau badan gemuk, maka sebagai akibatnya berbagai penyakit, kemungkinan akan mudah menyerangnya.

Sifat Nabot yang tegar tidak menjual tanahnya sekalipun ditawari dengan harga yang tinggi oleh Raja Ahab patut kita tiru. Dalam konteks iman, Nabot tidak mau menjual iman karena harta.

Walsinur Silalahi

Comments
  1. Lumbantoruan says:

    Horas! Cerita yang menarik foank!

  2. […] « MILIST… on ASAL USUL MARGA-MARGA SI RAJA…Lumbantoruan on Rungkung, Ulu, dan Mongku…batakgaul on Batak Gaul, Gaul di Cyber …mega jelita on Batak Gaul, Gaul di Cyber […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s