pandanganSumber: http://groups.yahoo.com/group/Batak_Gaul/message/73412

NEED SHARE DARI SEORANG PEMUDA BATAK
Oleh : Bungaran Simanjuntak 

Setiap tahun si A pulang ke Indonesia untuk mencari Boru Batak. Di Amerika banyak sekali cewek yang cantik, tapi si A lebih tertarik dengan Wanita Indonesia Suku Batak. Tapi setiap kali si A pengen berkenalan dengan cewek Suku Batak terkesan Cewek Batak sombong jual mahal. Jika diajak komitmen maka seribu alasan dikemukakan mencari pembenaran. Terkesan mereka cuma pengen senang-senang saja masuk mal, makan minum di restoran dan terkadang mereka berani untuk minta uang segala (bilangnya sih pinjam). Kenalan sudah satu tahun lebih dibilang baru kenalan. Jika dilihat dari tampang, si A ini termasuk kategori ganteng, mempunyai pekerjaan bagus dan gaji lebih dari cukup.

Bagaimana pendapat rekan-rekan sedang si A, Pemuda Batak, selalu diminta oleh keluarga untuk segera menikah?

Perlu ditambahkan bahwa si A termasuk kategori ganteng berusia sekitar 30an. Mempunyai pekerjaan bagus. Si A seorang Pemuda Batak yang tentu ingin punya pendamping seorang Wanita Batak. Sebagai Orang Batak yang bekerja di luar negeri diperlukan kepintaran dalam berkomunikasi. Dari status immigrasi untuk mendapatkan Green Card di Amerika bukan satu pekerjaan mudah. Dibutuhkan persyaratan dengan kualifikasi tinggi. Hanya orang yang berkwalitas tinggi saja yang bisa mendapatkan Greencard atau Permanen Residen.

Dari segi etika psikologis tentu tidak harus cowok yang selalu membayar. Membina hubungan tidak boleh dimulai dari sikap materialistis. Setiap pasangan harus mempunyai keseimbangan moral dan etika. Meminta (atau meminjam, terlalu menuntut) sesuatu dalam bentuk materi dan uang adalah satu hal yang harus dihindari (jika berniat untuk mencari pasangan hidup). Perlu diingat beban untuk nikah biasanya melekat pada setiap wanita. Ada premis mengatakan laki-laki berusia 70 tahun sekalipun masih bisa menikah dan mempunyai keturunan. Sedang wanita yang telah berusia diatas 30 tahun selalu mendapatkan predikat “Perawan tua”. Laki-laki dari sifatnya ingin mendapatkan pasangan yang jauh lebih muda dari usianya.

Perlu dihindari sifat “basa-basi” dalam berkomunikasi karena untuk membina hubungan setiap pasangan harus bersikap kesatria, tegas dan jelas. Apalagi dalam etika Kristen bahwa wanita dan laki-laki harus mempunyai keseimbangan karena Tuhan mengambil rusuk laki-laki untuk wanita agar mereka dipersatukan dalam Iman Kristen “SATU TUBUH, SATU JIWA, SATU IMAN”.

Comments
  1. Murni Purba says:

    tidak semua wanita batak seperti itu…
    Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan yang mungkin sangat tepat :”… Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil.. ”
    Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu..
    Tetapi tetap berpulang padamu, Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak…
    Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan..
    Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai, TETAPI untuk… Belajar mencintai orang yang tidak sempurna, Dengan cara yang sempurna…^ ^

    Tuhan mempertemukan kita dahulu dengan orang yang salah sebelum kita bertemu dengan orang yang tepat
    Bertemu adalah kesempatan, mencintai adalah pilihan…

  2. Namun adakalanya apa yang diutarakan Pemuda A ini ADA BENARNYA,namun hal2 yang demikian ini sebenarnya tidak perlu terjadi pada kita BANGSO BATAK.Memang ada dalam falsafah Halakkita yang menyatakan “BORU NI RAJA” yang menurut saya pengertiannya adalah,perempuan itu dihormati,walaupun demikian Boru ni raja tidak perlu berprilaku yang kurang baik,dihadapan eorang SI DOLI,seperti yang dialami Pemuda A ini.Jadi buat PEMUDA A,apa yang diutarakan Lae si PURBA ini,saya setuju dengan pendapat beliau.Belajar mencintai,bila kita berhasil melakukannya akan menambah memory2 yang indah dalam hidup kita dan perasaan kitapun puas dengan hasil yang kita raih.Untuk Pemuda A,bagi orang kita Batak” BUKAN DUIT DAN JABATAN” yang menentukan. Tuhan pasti menunjukkan Jalan kepada Pemuda A untuk menemukan jodohnya yang boru Batak,dengan catatan beliau berusaha mencari dengan rendah hati dan jangan Lupa Berdoa.Mauliate

  3. merlin Br. Silaban says:

    aku boru batak yg siap menikah.dengan pondasi rumah tangga diberkati oleh Tuhan Yesus. Mohon doanya.Amin.

  4. janrisinaga says:

    pada dasarnya cewek batak baik dan punya harga diri yg tinggi.krn dr sononya cewe batak udah di Gelari Boru Ni Raja thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s